



TEMPO Interaktif, Surabaya - Alasan Persebaya Surabaya untuk tidak tanding ulang melawan Persik Kediri dalam Indonesia Super League pada Kamis (5/8) mendatang makin kuat. Sebab pada hari yang sama Pengadiln Negeri Jakarta Selatan dijadwalkan menggelar sidang pertama gugatan perdata Persebaya atas Surat Keputusan Komisi Banding PSSI.
"Surat pemberitahuan sidangnya sudah kami terima pekan kemarin," kata kuasa hukum Persebaya, Muhammad Sholeh, Minggu (1/8).
Sebelumnya, Komisi Banding menganulir keputusan Komisi Disiplin yang telah memberikan kemenangan WO Persebaya atas Persik Kediri karena dinilai gagal menggelar pertandingan pada 29 April lalu. Konsekuensi dari penganuliran itu Komisi Banding mengharuskan Persebaya bertarung ulang melawan Persik di Stadion Brawijya Kediri pada Kamis mendatang.
Menurut Sholeh, dalam klausul peraturan di PSSI telah disebutkan bahwa keputusan Komisi Disiplin tidak bisa dibanding. Selain itu, banding Persik juga dianggap tidak sah karena didaftarkan sepuluh hari setelah keputusan Komisi Disiplin keluar. "Banding Persik kedaluwarsa karena waktunya mengajukan banding maksimal tiga hari," kata dia.
Sholeh menyatakan, PT Liga Indonesia tidak bisa memaksakan kehendaknya untuk menggelar laga ulang tersebut mengingat kasusnya sedang bergulir di ranah hukum. "Sebelum ada kekuatan hukum tetap, PSSI tidak bisa memaksakan pelaksanaan tanding ulang," imbuh Sholeh.
Dia menambahkan, konsekuensi dari proses hukum itu adalah dibutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk menunggu selesainya sidang. Dalam sidang nanti Sholeh dan tim kuasa hukum juga akan meminta majelis hakim agar memfasilitasi pembatalan tanding ulang itu sebelum ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap.
"Hakim harus membatalkan dulu surat PSSI tentang tanding ulang 5 Agustus itu," kata dia.
Sholeh membantah dirinya sengaja mengulur-ulur waktu agar Persebaya tidak jadi berangkat ke Kediri. Menurut dia, pemain Persebaya sebenarnya telah siap tempur di manapun dan kapanpun laga itu digelar. Tapi, kata dia, ada ketidakadilan dan cacat hukum dalam keputusan Komisi Disiplin yang harus disikapi Persebaya.
"Kami hanya mencari keadilan atas keputusan PSSI yang sewang-wenang," kata advokat muda itu.
KUKUH S WIBOWO
www.bonek.org
BONEK TUNTUT DANURWINDO MUNDUR - 25 Februari 2010
Surabaya (bonek.org) - Pertandingan Persebaya
Surabaya lawan Sriwijaya FC, Rabu (10/2/2010) sore hari ini bisa jadi
pertandingan berharga bagi salah satu pemain gaek ... [ selengkapnya ]
TANGGAL 10 FEBRUARI BONEK JANGAN KE GELORA 10 NOPEMBER - 08 Februari 2010
Surabaya (bonek.org) -
Panitia Penyelenggara (panpel) Persebaya sepertinya tidak ingin
mengambil resiko dengan menggelar layar lebar di depan stadion Gelora
10 ... [ selengkapnya ]
PERSEBAYA RESMI AJUKAN BANDING DAN PK - 08 Februari 2010
LAGA AMAL PERSEBAYA KURANG DAPAT SAMBUTAN PUBLIK BOLA SURABAYA - 07 Februari 2010
PERSEBAYA TOLAK BUBARKAN BONEK - 07 Februari 2010
Persebaya memastikan tak akan membubarkan Bonek. Penegasan
ini diberikan sebagai jawaban atas desakan pembubaran suporter fanatik
Persebaya yang akhir-akhir ini menguat.
selengkapnya ]
DAGELAN KOMDIS BIKIN PUBLIK BOLA SURABAYA GELI - 06 Februari 2010
Pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Sriwijaya FC tetap
dihelat di Surabaya pada 10 Februari nanti. Hal itu seiring dengan
kesalahan ketik dalam surat keputusan Komisi ... [ selengkapnya ]
SANKSI CUMA 4 TAHUN SIAPA TAKUT - 06 Februari 2010
Suporter Persebaya yang akrab disapa bonek alias bondo nekat dilarang
untuk mendampingi timnya saat away hingga 2014. Komdis PSSI
menjatuhkan hukuman ini usai menggelar sidang ... [ selengkapnya ]
Seleksi Pemain Persebaya - 05 Februari 2010
Semalem sebelum tidur, gw nyempetin online dari hape, ya sekedar cek twitter ataupun facebook (FB). Dan ada satu inbox yang gw dapet di FB gw, dari Benteng Mania fans club JABOTABEK, yang ngirim saudara Awank Sajalah. Seperti yang udah-udah, gw kira isinya cuma info seputar pertandingan Persikota, atau pun ajakan untuk merapatkan barisan agar tak mudah ‘dikalahkan’ saat bertemu benteng viola (pendukung Persita), tapi pas liat subject messege-nya, gw langsung tertarik. Sedikit cerita dari PARA BONEK, begitu bunyinya.
Hampir sepekan ini, cerita tentang Bonek (supporter fanatik Persebaya Surabaya) selalu menghiasi rubrik pemberitaan, baik cetak maupun elektronik. Mulai dari pemberangkatan mereka yang melanggar sanksi dari PSSI, perusakan fasilitas umum (khususnya fasilitas PT KA yang diproyeksikan dapat mencapai kerugian Rp 1 Miliar), sampai dengan pemukulan wartawan dan bentrok dengan warga di berbagai daerah.
Tapi apa betul memang begitu?? Apa betul mereka bersalah karena telah melakukan perbuatan anarki?? Gw sih gak ngebela Bonek, seraca gw dukung Benteng Mania (supporter Persikota) dan mengalir darah Arema dalam diri gw, tapi mencoba untuk memandang dari sisi lain. Gw setuju dengan ketua Yayasan Suporter Surabaya (YSS) yang katanya, secara logika, apa iya didalam kereta ada batu?? untuk melakukan tindakan pelemparan kepada warga (seperti byk yang tertulis di pemberitaan), atau apa kami (bonek di dalam kereta) hanya diam saat banyak yang mencoba untuk mengeroyok kami dengan lemparan batu, bahkan bom Molotov (gila mpe ada bom molotov segala, parahh!!!)?? (penyataan itu gw kutip dati bolaindo.com) dan itu sangat masuk akal buat gw. Tapi ya gw juga gak tau siapa yang salah dan siapa yang benar.
Namun pihak manajemen Persebaya Surabaya berjandi akan melakukan evaluasi dan tindakan kepada para Bonek, agar tidak mudah melakukan terprovokasi untuk melakukan tindakan anarki, dan semoga saya terwujud, amiin.
Dan berikut isi messege di inbox FB gw, (thks for reading)
sedikit cerita dr bonek . . Pagi itu pukul 5 hari Jum’at tgl 22 Jan 2010 di Sts . Gubeng udh dipenuh dgn Suporter Persebaya BONEK ,. dan sekitar memasuki pukul 6.30 kereta berangkat menuju Bandung ,.. dengan semangat 45 BONEK rela berdesakan d dalam kereta entah itu Panas siang menyengat maupun Dingin Malam menggigil , BONEK 100% tetep dukung Persebaya ,. Ketika kereta yg mengangkut BONEK memasuki wilayah SOLO, Warga Solo d sepanjang rel kereta api udh menyiapkan serangan batu bagi BONEK , mendapat serangan batu mendadak dr warga SOLO , BONEK hanya bs bertahan sesekali membalas lemparan coz BONEK tdk hanya ingin diam menjadi korban pelemparan batu ,. Namun apa kata media …??? Dengan bangga mereka mengatakan ” BONEK BERBUAT ULAH MELEMPARI WARGA ” ,. Namun setelah kejadian tersebut perjalanan berjalan lancar sampai akhirnya menuju Sts.Rancaekek Kab Bandung pukul 2 dini hari ,. Aparat Polisi Bandung udh menjemput BONEK dan dgn sabar Aparat Polisi menuntun BONEK menuju tempat penampungan d Lanud Sulaiman dgn menggunakan 40 Truk Angkut + Truck Polisi selama 3 Kloter ,. Kali ini mengucapkan BONEK ” TERIMA KASIH PAK POLISI ” ,. Pagi pukul 7.00 tgl 23 Jan 2010 , di Lanud Sulaiman Telah dipersiapkan Sarapan buat BONEK ,. dengan tertib tanpa anarki BONEK antri menerima Sarapan pagi dr Bapak2 TNI ,.. setelah sarapan massal bersama ,.Secara bergelombang Aparat TNI membawa BONEK menuju Std Jalak Harupat ,.bahkan ada juga beberapa BONEK yg berangkat secara Kelompok2 tertentu tanpa berbuat ulah sepanjang perjalanan Bandung,. ketika waktu menunjuk pukul 2 siang std . Jalak Harupat udh penuh 5rb BONEK , VIKING udh siap memberi makanan siang buat BONEK yg udah menunggu ,. 2 Jam sebelum kick off , stadion udh penuh sesak oleh VIKING & BONEK ,. walaupun Hujan turun dan membuat hawa dingin di dalam stadion , namun dengan suasana Kehangatan persahabatan BONEK VIKING mampu mengalahkan hawa dingin sore itu ,. Bahkan beberapa BONEK VIKING saling bertukar Accesoris masing2 Supporter ,tentu menambah suasana kehangatan d dalam stadion ,. belom lagi Nyanyian Sambutan dr kedua Suporter tersebut ,. Indahnya Persahabatan BONEK VIKING juga d temani dgn Indahx Pelangi d atas Stadion Jalak Harupat … Kick Off dimulai ,. dimana BONEK VIKING bernyanyi mendukung Tim Kesebelasan masing2 sesekali BONEK VIKING melakukan gerakan Yel-Yel yg sangat indah bahkan mampu membuat Ombak Lautan Biru Hijau beberapa putaran ,.. Gol demi Gol dirayakan bersama oleh VIKING BONEK yg semakin menunjukkan bahwa ” BONEK VIKING SATU HATI “,. Skor akhir 4-2 yg dimenangkan PERSIB , Selamat Buat VIKING ,.. Kali ini BONEK tanpa sakit Hati coz Persebaya kalah dgn legawa Menerima permintaan Pertukaran Accesoris dr Viking sambil foto2 bersama d Stadion ,. Kali ini BONEK mengucapkan ” Teima Kasih VIKING atas sambutannya “.. Sambil menunggu datangx Truk yg akan mengangkut BONEK menuju Stasiun ,. BONEK dgn sabar menerima Makanan n Minuman yg diberikan Oleh Pak Polisi d dalam stadion,.. Dgn 40 Truck BONEK di angkut menuju Stasiun Rancaekek secara 3 kloter ,.. Pukul 7.00 tgl 24 Jan 2010 ,.BONEK kembali ke Surabaya menggunakan 11 Gerbong Kerata Api LB ,. dalam perjalanan Tak henti-hentinya warga Jabar memberikan salam hangat kepada BONEK yg melintas d daerah warga ,. bahkan beberapa warga Jabar memberikan bantuan air minum kpd BONEK ,.. Ketika memasuki stasiun wilayah Sleman ,. Kelompok suporter SLEMANIA dgn Persaudaraan Memberikan bantuan beberapa air minum + Buah Rambutan ,. BONEK pun Bernyanyi ” TERIMA KASIH SLEMANIA ” ,. Ironisnya beberapa meter dr Stasiun tersebut BONEK dilempari Batu oleh beberapa warga ,. Tentu Kita bertanya .. td Kita d kasih Air Minum knp kemudian di lempari batu ,.. Apakah itu Oknum Pasoepati ato SLEMANIA …?? Allohuaalaamm… Perjalan berlanjut sampai menuju YOGYA aman2 Lancar., Memasuki Wilayah SRAGEN , PURWOASRI , SOLO ,. mulai berdatangan Batu-Batu n Bom Molotov melayang d Kereta ,. coz terus d serang dr beberapa sisi ,, BONEK hanya bisa bertahan dgn alat seadanya mulai Tas Ransel pun d pakai buat bertahan ,.. Dikarenakan Serangan malah menjadi besar & Beringas dr Warga SOLO ,. Kaca Kereta udh Hancur maka tdk ada pilihan lain bagi BONEK untuk merusak kursi2 d Dalam coz Kursi tersebut merupakan pertahanan terakhir yg dapat menahan lemparan batu & Bom Molotov dr WARGA SOLO .. Entah itu di Stasiun apa ,. tiba2 kereta berhenti,. tentu itu menambah suasana d dalam gerbong menjadi mencekam coz warga SOLO udh mulai maju d Depan Kaca- kaca bahkan ada juga yg melempar Bom Molotov d dalam gerbong yg membuat bau d dalam gerbong bercampur dengan Bensin ,.. Syukur Alhamduliilah ,. akhirx Kepolisian Datang dan membubarkan aksi beringas Warga SOLO dengan menembakkan Gas Air Mata d dalam Gerbong BONEK & Warga SOLO ,.Suasana menjadi aman seketika , namun Ketika perjalanan d lanjutkan , Kembali BONEK menjadi sasaran lemparan batu oleh warga d sepanjang Rel kereta , Lagi2 BONEK cuma bisa bertahan menahan Serangan Batu bertubi-tubi dr warga SOLO ,. lebih dr 2jam BONEK cuma bisa bertahan menahan serangan batu & bom molov dr warga SOLO dgn peralatan seadanya.. dengan Teriakan pembakar Semangat & Kerja sama BONEK akhirnya mampu menahan serangan tersebut,. perjalanan terus berlanjut & akhirnya menuju Stasiun Madiun, BONEK d sambut dengan kawalan POLISI yg memberikan beberapa Kardus air mineral.,. kali ini Kembali BONEK mengucapkan beribu2 terima kasih ” TERIMA KASIH PAK POLISI ATAS KEAMANANNYA ” …. Akhirnya nyampai d Surabaya pukul 21.30 BONEK udh d jemput aparat POLISI SURABAYA dengan memberi beberapa makanan n minuman pada BONEK dan beberapa Truk untuk mengangkut BONEK Kembali d rumah masing2 Sungguh Perjuangan Heroik BONEK menahan Lemparan Warga SOLO dr segala penjuru mulai dr pinggir kanan , kiri , atas Kereta,.. BONEK HERO FOR SURABAYA …. Namun Gimana Pemberitaan Media ,.??? Sungguh tdk Manusiawi , dmana Kenetralan Jurnalisme ,???. mengapa cuma BONEK aja yg terus d salahkan seolah-olah BONEK telah berbuat rusuh terlebih dahulu ,. Berbagai judul menghiasi Breaking News d beberapa media Televisi dgn sebutan ” BONEK BERBUAT RUSUH , BONEK BERULAH KEMBALI , BONEK MELEMPARI WARGA SOLO , PT KAI RUGI 249jt GARA2 BONEK dll ” .. Mendengar berita2 tersebut tentu kita (BONEK) geram dengan pemberitaan media yg selalu memojokkan BONEK ,. Tentu anda ketahui wahai para JURNALIS ,. Jelas BONEK korban dr kebrutalan warga SOLO knp mesti BONEK yg terus d salahkan ,..???? Udh jelas2 warga SOLO melempari BONEK dgn batu yg mengakibatkan kaca-kaca d kereta pecah berantakan ,knp masih aja ada yg mengatakan BONEK memecahkan Kaca-kaca kereta …????? BONEK cm menuntut keadilan dr media , jangan seenak’a bikin berita yg menjelekkan BONEK ,. Media tdk menghargai BONEK yg udah mati-mati’an mempertahankan nyawa dr serbuan batu , masih aja d salahkan ,.. Sekian …